agent judi online -  Jepang menjadi satu-satunya negara yang berhasil meloloskan  kedua timnya dicabang sepak bola, pada gelaran Olimpiade 2012. Memastikan langkah ke-4 besar setelah menumbangkan Mesir 3-0. Setelah sebelumnya, Nadeshiko, julukan tim putri sepak bola Jepang.

Hasil di Stadion Millenium, Cardiff ini memastikan Brasil, runner-up di dua Olimpiade terakhir, mengemas koper lebih awal. Sementara bagi Jepang, penampilan di semi final ini kedua secara beruntun setelah Olimpiade Beijing 2008. Waktu itu, Jepang harus puas tanpa medali setelah kalah dari Jerman 0-2 di perebutan tempat ketiga.

Namun, dalam rentang ini, Jepang bukan tim yang sama. Level Homare Sawa sudah naik berkali-kali lipat. Terutama dari sektor mentalitas bertanding. Sebagai bukti adalah gelar Piala Dunia Wanita yang direbut tahun lalu, serta kemenangan yang meyakinkan atas Brasil.

Karena itu, jangan heran jika pertemuan melawan Perancis di semi final di Stadion Wembley, sebagai gladi resik mengahadapi final sesungguhnya melawan Amerika Serikat. Bekerja keras untuk menghadapi turnamen ini untuk membenahi beberapa kekurangan. Sekarang pemain mampu menngambil keputusan yang tepat pada setiap partainya. Sudah mencapai target pertama dan akan terus lebih baik pada laga-laga berikutnya.

Bagi perempuan yang meraih predikat pemain terbaik dunia 2011 versi FIFA itu, London 2012 diyakini sebagai laga pamungkas yang terakhir, lantaran usia yang kian menua. Di panggung terakhirnya ini, Sawa berjannji untuk memberikan hasil yang optimal  bagi negeri sakura.

“Saat merasa bingung, lihatlah selalu punggung saya, karena saya akan selalu menuntun kalian menuju kemenangan,” begitu teriakan Sawa di ruang ganti, sebagai motivasi rekan-rekannya untuk selalu yakin pada sang kapten.

Jika Jepang ditantang Prancis di Wembley, maka pada semifinal satunya, Amerika Serikat akan ditantang oleh Kanada di Old Trafford. Dalam 11 tahun terakhir, tim wanita AS belum pernah merasakan kekalahan dari Kanada. Publik pun memprediksi Abby Wambach cs akan melangkah mudah dari hadangan sang kuda hitam yang menyingkirkan Britania Raya di perempat final tersebut.

Berbekal 142 gol yang telah ditorehkannya, termasuk empat yang diukir pada Olimpiade 2012, Wambach kini terpaut 16 gol dari rekor abadi Amerika Serikat atas nama Mia Hamm. Tak hanya mengincar torehan Hamm, bahkan Wambach sudah berbicara terkait kemungkinan terus bermain di Olimpiade Rio, empat tahun mendatang.
 


Comments




Leave a Reply